Tuesday, June 28, 2016

Seleksi Pengangkatan PNS Guru Lebih Ketat Karena Alasan Ini

Menjadi seorang guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan harapan bagi semua guru. Biasanya seorang guru menjadi CPNS dan menjadi PNS bisa melalui jalur seleksi umum
CPNS/tes umum terbuka maupun melalui jalur guru tersebut sudah bakti dulu beberapa tahun. Kini seleksi penerimaan atau pengangkatan guru CPNS harus lebih ketat dibandingkan seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainnya. Alasannya dari itu semua adalah karena guru memikul tugas yang berat yakni mencerdaskan bangsa. Hal ini dikatakan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla saat seminar yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta.

"Guru itu tugasnya mencerdaskan bangsa, maka guru harus lebih cerdas dari siswa. Oleh karena itu, ujian guru harus lebih ketat dibandingkan lainnya," kata Jusuf Kalla yang ruanginformasiguru kutip dari Republika (29/06/2016).
Seleksi Pengangkatan PNS Guru Lebih Ketat Karena Alasan Ini
Seleksi Pengangkatan PNS Guru Lebih Ketat Karena Alasan Ini


Wapres Jusuf Kalla mengatakan karena beratnya tugas, maka guru honorer tidak bisa langsung diangkat menjadi guru PNS. Namun, mereka harus melalui pola seleksi yang ketat. Guru harus terus belajar dan tidak puas dengan ilmu yang sudah ada pada dirinya.

"Demi mutu pendidikan, kita tidak bisa langsung angkat guru honorer sebagai PNS. Kalau langsung diangkat, nanti Pemda merekrut banyak guru honorer dan kemudian mengangkatnya jadi PNS tanpa memperhatikan mutu," kata Jusuf Kalla.

Menurut Wapres permasalahan dihadapi saat ini, bukan terletak pada jumlah guru tapi sistem penyaluran yang tidak merata. Guru menumpuk di perkotaan, namun di desa mengalami kekurangan. Ke depan, Wapres mengatakan bahwa distribusi guru itu bisa lintas provinsi. Sehingga pemerintah bisa lebih mudah menyelesaikan permasalahan guru.

Sementar itu, Sekretaris Jendral Kemdikbud, Didik Suhardi, mengatakan salah satu jalan keluar dari permasalahan guru yang tidak merata adalah melalui program Guru Garis Depan (GGD). Program ini mengirimkan guru-guru terbaik untuk ditempatkan di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar.


No comments:

Post a Comment